PMH

Perbuatan Melawan Hukum
Pasal 1365 KUHPerdata
Pengertian Perbuatan Melawan Hukum
Dalam arti sempit (onweth) melanggar
UU
Dalam arti luas (onrecht) lebih
dikembangkan, yaitu melanggar norma
dalam masyarakat.
3 kategori PMH :
1. Perbuatan melawan hukum karena
kesengajaan (dolus)
2. PMH tanpa kesalahan (tanpa
unsure kesengajaan maupun
kelalaian)
3. PMH karena kelalaian (culpa)
Model tanggung jawab hukum di
Indonesia
Tanggung jawab dengan unsur
kesalahan (kesengajaan dan
kelalaian) (1365BW)
Tanggung jawab dengan unsur
kelalaian (1366BW)
Tanggung jawab mutlak (tanpa
kesalahan) (1367BW) strict liability /
ttanggung jawab mutlak contohnya
tentang UU Lingkungan,
perusahaan ganti rugi terhadap
kerusakan lingkungan.
Unsur-unsur PMH
1. Ada suatu perbuatan (pasif/aktif)
2. Perbuatan melawan hukum
i) Melanggar UU
ii) Melanggar hak orang lain yang
dilindungi hukum
iii) Bertentangan dengan kewajiban
hukum si pelaku
iv) Bertentangan dengan kesusilaan
v) Bertentangan sikap baik
masyarakat untuk kepentingan orang
lain
1. Ada kesalahan pelaku
i) Ada unsure kesengajaan (dolus)
ii) Ada unsure kelalaian (culva)
iii) Tidak ada alasan pembenar dan
pemaaf
1. Ada kerugian bagi korban
2. Ada hubungan klausal (sebab/
akibat) antara perbuatan dengan
kerugian
PMH dan Wanprestasi
Tutuntan ganti rugi
Wanprestasi, perhitungan ganti rugi
dihitung sejak terjadi kelalaian (pasal
1237 KUHPerdata)
PMH, tuntutan ganti rugi sesuai pasal
1265 KUHPerdata
Bentuk-Bentuk PMH:
-          Melanggar hak subjektif orang
lain
-          Melanggar kesusilaan
-          Tidak melaksanakan kewajiban
hukum
-          Sipelaku melakukan perbuatan
dengan tidak hati-hati menurut
kepatutan masyarakt
-          Penyalahgunaan hak
Pelaku melanggar hak subjektif korban:
1.melanggar norma kesusilaan
2.tidak melaksanakan kewajiban
hukum
3.tidak hati-hati
4.penyalahgunaann hak
Legal standing: wewenang untuk
bertindak sebagai pihak berperkara
dimuka pengadilan
Contoh:  maladministrasi (oleh Negara)
dan malpraktek. Malpraktek oleh
koonsultan konstruksi tidak
melaksanakan kewajiban hukum untuk
melaksanakan tugasnya yang
semsestinya.
Contoh: penyalahgunaan hak atas
tanah yang izinnya untuk sawit tetapi
dalam praktek tanah tersebut juga
digali tembang.
NB. Petitum : tuntutan hukum

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s